evynathyna

Just another WordPress.com site

Hari Ibu January 8, 2012

Filed under: bahasa — evynathyna @ 4:10 am

Ibu adalah wanita yang sangat luar biasa. 9 bulan beliau mengandung dan melahirkan kita ke dunia ini dengan mempertaruhkan nyawanya. Merawat kita sampai kita besar dan juga melindungi kita. Tak ada yang bisa menggantikannya di dunia ini.
Setiap tanggal 22 desember seluruh dunia merayakan hari ibu. Itu adalah sebuah apresiasi yang kita berikan kepada ibu kita. Setiap anak berusaha membahagiakan ibu mereka pada hari itu. Ada yang memberikan bunga, pelukan, apapun yang menbuat ibu mereka bahagia.
Ibuku adalah wanita yang sangat sederhana. Beliau tak pernah meminta apapun dari kami anak-anaknya. Cinta dan didikan yang beliau berikan kepadaku sampai saat ini selalu terkenang di hati. Saat ini aku jauh darinya. Aku selalu rindu untuk ngobrol dengannya. Setiap kali kami bertelepon beliau selalu bertanya bagaimana keadaanku. Disaat sedang batuk ataupun pilek sifat keibuannya langsung keluar. Beliau selalu menasihati agar aku menjaga kesehatan. Beliau bilang kalu aku sehat maka beliau akan merasa tenang disana. Setiap kali mendengar kata-katanya aku selalu merasa terharu.
Di hari ibu yang lalu aku baru bisa mengucapkan selamat hari ibu pada sore hari. Sejak pagi aku dan tante sibuk memasak untuk acara reuni SMA kakakku. Oleh sebab itu baru pada sore hari bisa mengucapkannya. Saat aku mengucapkan selamat hari ibu beliau begitu terharu. Beliau sampai menangis dan mengucapkan terima kasih. Namun tak ada yang bisa kuberikan sebagai tanda terima kasih kepadanya. Rasanya ingin sekali mengabulkan semua keinginannya yang sampai saat ini belum terpenuhi. Tapi keadaan belum memungkinkan. Tapi suatu saat nanti aku ingin sekali mengabulkan keinginannya.
Setiap tahunnya di gerejaku mengadakan acara khusus untuk para ibu. Biasanya ibi-ibu disuruh maju ke depan dan di berikan kado sebagai apresiasi untuk para ibu yang ada di gereja kami. Saya selalu merasa sangat terharu setiap kali acara itu dilakukan. Air mata tak pernah bisa di bendung. Setiap kali acara berlangsung, selalu berfikir seandainya ibuku ada disini. Bukan karena mahalnya kado yang diberikan, tapi yang paling penting aku ingin memberikan apresiasi kepada ibuku.
Semoga suatu saat nanti, apabila aku menjadi orang yang berhasil, semua keinginan ibuku bisa kukabulkan.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s